Antioksidan sangat penting untuk kehidupan untuk meningkatkan kesehatan. penambahan bunga telang (Clitoria ternatea L.) yang mempunyai komponen senyawa kimia diantaranya alkaloid, antrakuinon, antosianin, fenol, flavonoid, glikosida flavonol, glikosida jantung, karbohidrat, minyak atsiri, protein, saponin, steroid, tanin serta triterpenoid, yang berpotensi besar menjadi sumber antioksidan. Metodologi dilakukan secara deskriptif dengan pendekatan komparatif melalui penelusuran artikel ilmiah nasional maupun internasional yang diperoleh melalui berbagai basis data akademik, seperti PubMed, Google Scholar, dan Semantic Scholar, dan sumber daring ilmiah lainnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekstrak bunga telang memiliki aktivitas antioksidan kuat hingga sangat kuat dengan nilai IC₅₀ berkisar 43,68–71,125 µg/mL. Setelah diformulasikan menjadi sediaan gel, serum, nanoemulgel, dan peel-off mask, aktivitas antioksidan cenderung mengalami penurunan, meskipun sebagian besar masih berada dalam kategori kuat. Evaluasi fisik menunjukkan bahwa seluruh sediaan memiliki homogenitas yang baik, pH berkisar 4,9–7,4, daya sebar 4,38–6,20 cm, serta stabilitas fisik yang cukup baik. Variasi hasil dipengaruhi oleh jenis gelling agent, metode formulasi, dan kondisi penyimpanan. Berdasarkan hasil review, bunga telang berpotensi dikembangkan sebagai bahan aktif antioksidan dalam sediaan kosmetik topikal dengan optimasi formulasi untuk mempertahankan stabilitas dan efektivitasnya.
Copyrights © 2026