This Author published in this journals
All Journal Camellia
Difa Anastasya Dwi Saputri
Program Studi S1 Farmasi Klinis dan Komunitas, Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah, Bengkulu, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tinjauan Pustaka : Formulasi dan Aktivitas Antioksidan Sediaan Gel Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) Difa Anastasya Dwi Saputri; Tri Yanuarto; Betna Dewi
Camellia : Clinical, Pharmaceutical, Analytical and Pharmacy Community Journal Vol 5 No 1 (2026): Camellia (Clinical, Pharmaceutical, Analytical, and Pharmacy Community Journal)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cam.v5i1.31604

Abstract

Antioksidan sangat penting untuk kehidupan untuk meningkatkan kesehatan. penambahan bunga telang (Clitoria ternatea L.) yang mempunyai komponen senyawa kimia diantaranya alkaloid, antrakuinon, antosianin, fenol, flavonoid, glikosida flavonol, glikosida jantung, karbohidrat, minyak atsiri, protein, saponin, steroid, tanin serta triterpenoid, yang berpotensi besar menjadi sumber antioksidan. Metodologi dilakukan secara deskriptif dengan pendekatan komparatif melalui penelusuran artikel ilmiah nasional maupun internasional yang diperoleh melalui berbagai basis data akademik, seperti PubMed, Google Scholar, dan Semantic Scholar, dan sumber daring ilmiah lainnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekstrak bunga telang memiliki aktivitas antioksidan kuat hingga sangat kuat dengan nilai IC₅₀ berkisar 43,68–71,125 µg/mL. Setelah diformulasikan menjadi sediaan gel, serum, nanoemulgel, dan peel-off mask, aktivitas antioksidan cenderung mengalami penurunan, meskipun sebagian besar masih berada dalam kategori kuat. Evaluasi fisik menunjukkan bahwa seluruh sediaan memiliki homogenitas yang baik, pH berkisar 4,9–7,4, daya sebar 4,38–6,20 cm, serta stabilitas fisik yang cukup baik. Variasi hasil dipengaruhi oleh jenis gelling agent, metode formulasi, dan kondisi penyimpanan. Berdasarkan hasil review, bunga telang berpotensi dikembangkan sebagai bahan aktif antioksidan dalam sediaan kosmetik topikal dengan optimasi formulasi untuk mempertahankan stabilitas dan efektivitasnya.