Pembelajaran Berbasis Kasus (Case-Based Learning/CBL) telah terbukti efektif dalam pendidikan profesi seperti kedokteran, hukum, dan bisnis. Namun, penerapan dan kajian sistematisnya dalam bidang keamanan siber khususnya di pendidikan tinggi vokasi di negara berkembang masih sangat terbatas. Belum ada sintesis komprehensif yang memetakan pendekatan CBL, luaran kompetensi, instrumen pengukuran, maupun tantangan implementasi yang spesifik pada bidang ini. Tinjauan Literatur Sistematis (TLS) ini bertujuan memetakan pendekatan CBL dalam pendidikan keamanan siber (2014–2025), mengidentifikasi kompetensi yang dikembangkan, mensintesis instrumen pengukuran efektivitas, mengarakterisasi tantangan implementasi, dan menyusun agenda penelitian untuk pendidikan tinggi vokasi di negara berkembang dengan rujukan konteks Indonesia. Mengikuti panduan PRISMA 2020, pencarian sistematis dilakukan pada enam basis data elektronik (Scopus, Web of Science, IEEE Xplore, ACM Digital Library, ERIC, dan Google Scholar). Kriteria inklusi mengikuti kerangka PICOS. Dua peninjau independen melakukan penyaringan; penilaian kualitas menggunakan Mixed Methods Appraisal Tool (MMAT) yang diadaptasi. Sintesis menggunakan pendekatan naratif, tematik, dan pemetaan frekuensi. Terdapat sekitar 40–70 studi primer yang akan diinklusikan. Temuan yang diantisipasi mencakup dominasi kasus diskusi dan laboratorium; luaran kompetensi yang terkonsentrasi pada domain Serangan & Pertahanan serta Keamanan Sistem dari CyBOK; dan konteks vokasi negara berkembang yang sangat kurang terwakili. TLS ini menghasilkan peta komprehensif CBL dalam pendidikan keamanan siber, agenda penelitian berbasis bukti untuk institusi vokasi, dan rekomendasi desain modul CBL yang relevan untuk Prodi Rekayasa Keamanan Siber Politeknik Negeri Cilacap.
Copyrights © 2026