Siswa autis sering mengalami kesulitan mempertahankan konsentrasi belajar sehingga memerlukan pendekatan pembelajaran yang variatif. Pelatihan kerajinan kawat bulu merupakan aktivitas motorik–sensorik yang dapat membantu meningkatkan fokus melalui rangsangan visual dan koordinasi gerak halus. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas pelatihan tersebut dalam meningkatkan konsentrasi belajar siswa autis di SLB Negeri 1 Bantul. Metode penelitian meliputi observasi, wawancara guru pendamping, dan penilaian sebelum serta sesudah pelatihan. Hasil menunjukkan peningkatan fokus, ketekunan, dan penurunan perilaku distraktif pada sebagian besar siswa.
Copyrights © 2026