Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor yang berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan perekonomian, namun daya saingnya masih terhambat keterbatasan keterampilan fotografi produk dan pemanfaatan teknologi digital. Visual produk yang menarik terbukti meningkatkan peluang pembelian, sementara produk tradisional seperti Lawar Plek Paon Tenasem membutuhkan representasi yang tidak hanya estetis tetapi juga merefleksikan nilai budaya lokal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model fotografi hibrida dengan memadukan foto manual menggunakan smartphone sebagai dasar orisinalitas dengan penyempurnaan visual melalui Generative GenAI, khususnya menggunakan Gemini. Metode penelitian dilakukan melalui pendekatan studi kasus dengan eksplorasi teknis fotografi, penyusunan prompt naratif kuliner berdasarkan wawancara mendalam terkait tekstur spesifik ikan Marlin, serta analisis aspek legalitas karya hibrida. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan bahwa kolaborasi manusia AI dapat menghasilkan visual kuliner yang estetis, profesional, dan tetap autentik secara kultural, sekaligus memberikan dasar hukum yang jelas bagi UMKM dalam penggunaannya. Temuan ini berkontribusi pada pemberdayaan digital UMKM, perluasan jangkauan pasar, serta wacana global mengenai etika dan hak cipta dalam pemanfaatan AI di industri kreatif.
Copyrights © 2026