ABSTRACT Back pain is a common physiological change experienced during pregnancy, particularly in the third trimester, due to hormonal changes, a shift in the body's center of gravity, and postural adaptations. One non-pharmacological intervention that may help alleviate this condition is the use of a pregnancy pillow. This study aimed to determine the effect of using a pregnancy pillow on reducing back pain among third-trimester pregnant women in the Sukorame Community Health Center, Kediri City. This study employed a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. The sample consisted of 35 third-trimester pregnant women selected using a simple random sampling technique. The intervention involved the use of a wedge-shaped pregnancy pillow during nighttime sleep for seven consecutive days. Back pain intensity was assessed using the Numeric Rating Scale (NRS) and analyzed with the Wilcoxon Signed-Rank Test. The results showed that before the intervention, 33 respondents (94.3%) experienced moderate pain and 2 respondents (5.7%) experienced severe pain. After the intervention, 30 respondents (85.7%) experienced mild pain and 5 respondents (14.3%) experienced moderate pain. The Wilcoxon test indicated that 32 respondents experienced a reduction in pain intensity, 3 showed no change, and none experienced increased pain, with a p-value of 0.000 (p < 0.05). These findings indicate that the use of a pregnancy pillow significantly reduced back pain among third-trimester pregnant women. A pregnancy pillow may serve as a safe and practical non-pharmacological intervention to improve maternal comfort during pregnancy, although the findings should be interpreted with caution due to the absence of a control group. ABSTRAK Nyeri punggung merupakan salah satu perubahan fisiologis yang umum dialami ibu hamil, terutama pada trimester III, akibat perubahan hormonal, pergeseran pusat gravitasi tubuh, dan perubahan postur. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu mengurangi keluhan tersebut adalah penggunaan bantal kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan bantal kehamilan terhadap penurunan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Sukorame Kota Kediri. Penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 35 ibu hamil trimester III yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Intervensi dilakukan dengan penggunaan bantal kehamilan berbentuk wedge saat tidur malam selama 7 hari. Tingkat nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) dan dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, 33 responden (94,3%) mengalami nyeri sedang dan 2 responden (5,7%) mengalami nyeri berat. Setelah intervensi, 30 responden (85,7%) mengalami nyeri ringan dan 5 responden (14,3%) mengalami nyeri sedang. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan bahwa 32 responden mengalami penurunan tingkat nyeri, 3 responden tidak mengalami perubahan, dan tidak terdapat responden yang mengalami peningkatan nyeri, dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan bantal kehamilan berpengaruh terhadap penurunan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Bantal kehamilan dapat menjadi alternatif intervensi nonfarmakologis yang aman dan mudah diterapkan untuk meningkatkan kenyamanan ibu hamil, meskipun temuan ini perlu diinterpretasikan dengan mempertimbangkan keterbatasan desain penelitian yang tidak menggunakan kelompok kontrol.
Copyrights © 2026