Dalam era globalisasi, perencanaan bisnis seringkali hanya berfokus pada maksimalisasi laba (profit oriented) tanpa mempertimbangkan dimensi etika dan spiritual. Fenomena ini sering kali mengabaikan keberlanjutan jangka panjang dan keberkahan dalam bertransaksi. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan konsep perencanaan bisnis (business plan) yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam sebagai fondasi utama dalam setiap elemen strategisnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Data dianalisis secara deskriptif untuk mengonstruksi kerangka kerja manajemen yang selaras dengan prinsip syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan bisnis berbasis nilai Islam mencakup empat pilar utama: (1) Tauhid sebagai landasan operasional, (2) Keadilan (‘Adl) dalam pembagian hasil dan perlakuan tenaga kerja, (3) Amanah dalam pengelolaan sumber daya, dan (4) Kemaslahatan (Maslahah) sebagai tujuan akhir bisnis. Integrasi nilai ini tercermin dalam strategi pemasaran yang jujur, struktur modal bebas riba, dan sistem manajemen yang transparan. Business plan berbasis nilai Islam tidak hanya berorientasi pada kesuksesan finansial (falah di dunia), tetapi juga pada pencapaian ridha Allah (falah di akhirat), sehingga menciptakan ekosistem bisnis yang lebih etis dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026