Pendidikan Islam pada hakikatnya bukan sekadar proses transfer ilmu pengetahuan, melainkan proses penanaman nilai yang bertujuan membentuk kepribadian manusia seutuhnya. Namun dalam praktiknya, pembelajaran Fiqih materi ibadah seringkali hanya dipahami sebagai rutinitas formalitas tanpa diiringi pemahaman makna spiritual, yang berdampak pada kurangnya konsistensi (istiqomah) dan kedisiplinan siswa dalam beribadah ketika berada di luar pengawasan guru. Penelitian ini berfokus pada: 1) Bagaimana proses internalisasi nilai istiqomah dalam pembelajaran Fiqih materi ibadah di MA Darul Falah Wonojati Pasuruan? 2) Bagaimana implikasi pada penerapan model Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam pembelajaran Fiqih materi ibadah di MA Darul Falah Wonojati Pasuruan? 3) Bagaimana faktor pendukung dan penghambat pada penerapan model CTL dalam internalisasi nilai istiqomah di MA Darul Falah Wonojati Pasuruan?. Dengan tujuan 1) Untuk mengetahui proses internalisasi nilai istiqomah dalam pembelajaran Fiqih materi ibadah di MA Darul Falah Wonojati Pasuruan. 2) Untuk mengetahui implikasi pada penerapan model Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam pembelajaran Fiqih materi ibadah di MA Darul Falah Wonojati Pasuruan. 3) Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat pada penerapan model Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam internalisasi nilai istiqomah di MA Darul Falah Wonojati Pasuruan.
Copyrights © 2026