Jurnal Mahasiswa TEUB
Vol. 14 No. 4 (2026)

PENGARUH VARIASI KONSENTRASI ANTIOKSIDAN TERTIARY BUTYLHYDROQUINONE (TBHQ) TERHADAP KEKUATAN DIELEKTRIK MINYAK KEDELAI UNTUK APLIKASI ISOLASI LISTRIK RAMAH LINGKUNGAN

Al Banna, Harits Ammar (Unknown)
Wijono, n/a (Unknown)
Asmungi, Gaguk (Unknown)



Article Info

Publish Date
13 Jul 2026

Abstract

Minyak mineral masih banyak digunakan sebagai media isolasi cair pada transformator, namun memiliki kelemahan karena berasal dari sumber daya tidak terbarukan dan kurang ramah lingkungan. Minyak kedelai menjadi salah satu alternatif minyak isolasi nabati yang berpotensi digunakan karena bersifat terbarukan dan biodegradable. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi konsentrasi antioksidan Tertiary Butylhydroquinone (TBHQ) terhadap karakteristik minyak kedelai sebagai isolasi cair. Pengujian yang dilakukan meliputi kadar air, viskositas, tegangan tembus, permitivitas relatif, dan konduktivitas dengan variasi TBHQ sebesar 0%, 2%, 4%, 6%, 8%, dan 10%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan TBHQ mampu menurunkan kadar air dari 2999,4 ppm menjadi 879,9 ppm pada konsentrasi 4%. Nilai viskositas dinamis minyak kedelai tanpa TBHQ dan dengan TBHQ 4% menunjukkan nilai yang sama, yaitu 0,3 dPa·s atau setara dengan 32,6 cSt. Pada pengujian tegangan tembus, minyak kedelai murni memiliki nilai rata-rata sebesar 43,306 kV/2,5 mm, kemudian meningkat hingga mencapai nilai tertinggi sebesar 54,522 kV/2,5 mm pada penambahan TBHQ 2%, tetapi cenderung menurun pada konsentrasi yang lebih tinggi. Penambahan TBHQ juga meningkatkan permitivitas relatif dari 7,735 menjadi 12,952 serta menurunkan konduktivitas dari 25,353 × 10⁻⁹ S/m menjadi 16,587 × 10⁻⁹ S/m. Dengan demikian, minyak kedelai beraditif TBHQ berpotensi digunakan sebagai alternatif minyak isolasi ramah lingkungan dengan konsentrasi aditif yang perlu dioptimalkan. Kata kunci: Minyak Kedelai, TBHQ, Tegangan Tembus, Sifat dielektrik, Isolasi Cair.

Copyrights © 2026