Pengisian cepat baterai litium-ion dengan arus tinggi memicu kenaikan suhu yang dapat mempercepat degradasi kapasitas dan meningkatkan risiko thermal runaway. Metode konvensional Constant Current–Constant Voltage (CC-CV) tidak menyediakan mekanisme pengendalian suhu secara aktif. Penelitian ini merancang dan mensimulasikan strategi pengisian Constant Temperature–Constant Voltage (CT-CV) berbasis kontrol feedbackfeedforward pada sel Molicel P28A menggunakan Plexim PLECS. Model elektrik dibangun menggunakan rangkaian ekivalen RC orde pertama, model termal menggunakan jaringan Cauer orde kedua, dan aktuator dimodelkan sebagai konverter buck DCDC averaged model. Arsitektur kontrol menggunakan struktur cascade tiga loop dengan parameter yang ditentukan melalui metode Internal Model Control (IMC) dan disempurnakan secara iteratif. Hasil simulasi menunjukkan sistem berhasil meregulasi suhu permukaan pada referensi 40°C dengan steady-state error dan overshoot suhu masing-masing 0,07°C, keduanya jauh di bawah batas yang ditetapkan. Arus pengisian tidak melampaui 6 A, dan total durasi pengisian dari SoC 0% hingga 100% adalah 2472 detik, praktis identik dengan CC-CV 2C yang membutuhkan 2500 detik karena muatan total yang dimasukkan sama. Keunggulan CT-CV terletak pada keamanan termal: suhu permukaan pada CC-CV 2C mencapai puncak 43,8°C dan melampaui batas operasi aman 40°C, sementara CT-CV mempertahankan suhu maksimum pada 40,07°C sepanjang proses pengisian. Kata Kunci—baterai litium-ion, constant temperature–constant voltage, kontrol feedbackfeedforward, konverter buck, Plexim PLECS.
Copyrights © 2026