Transformator daya merupakan peralatan utama dalam sistem tenaga listrik yang memerlukan sistem proteksi andal untuk mendeteksi gangguan internal secara cepat dan selektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis Setting Relay diferensial sebagai proteksi transformator daya di PT PLN (Persero) UPT Surabaya melalui perhitungan matematis dan simulasi menggunakan ETAP 19.0.1. Analisis meliputi perhitungan arus hubung singkat, evaluasi kondisi saturasi Current Transformer (CT), penentuan parameter Setting Relay diferensial, serta perbandingan hasil perhitungan dengan simulasi dan Setting yang diterapkan di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CT pada sisi primer dan sekunder tidak mengalami saturasi dengan persentase pemanfaatan kemampuan CT masing-masing sebesar 21,99% dan 2,09%. Nilai Setting Relay diferensial hasil perhitungan diperoleh sebesar Iset 0,0175 A, Slope 1 2,25%, dan Slope 2 4,5%. Hasil simulasi ETAP menunjukkan kesesuaian yang baik terhadap perhitungan matematis dengan rata-rata perbedaan arus hubung singkat sebesar 0,87% pada sisi primer dan 1,55% pada sisi sekunder. Analisis kurva karakteristik menunjukkan bahwa Setting Relay diferensial hasil perhitungan mampu mendeteksi gangguan internal secara selektif, sedangkan Setting Relay yang diterapkan di PT PLN (Persero) UPT Surabaya menggunakan nilai slope yang lebih besar untuk meningkatkan kestabilan Relay terhadap kondisi transien, seperti arus inrush transformator. Kata Kunci— Relay diferensial, transformator daya, Current Transformer (CT), ETAP 19.0.1, arus hubung singkat.
Copyrights © 2026