Jurnal Mahasiswa TEUB
Vol. 14 No. 6 (2026)

Analisis Pengaruh Urutan Concentric Vertical Soil Layering terhadap Resistansi Pentanahan pada Elektroda Batang melalui Pendekatan Teoritis dan Eksperimental

Kusumo, Faris Aldi (Unknown)
Wijono, n/a (Unknown)



Article Info

Publish Date
24 Jul 2026

Abstract

Sistem pentanahan yang andal ditandai dengan nilai resistansi pentanahan yang rendah, namun pada tanah berkerikil dengan resistivitas tinggi nilai tersebut sulit dicapai. Penelitian ini menganalisis pengaruh urutan lapisan material (concentric vertical soil layering) terhadap resistansi pentanahan elektroda batang melalui pendekatan teoritis dan eksperimental. Lima material treatment, yaitu bentonit, biochar, zeolit, garam, dan fly ash, disusun secara radial mengelilingi elektroda batang tembaga (panjang 1 m, diameter 12 mm) dalam dua variasi urutan. Variasi 1 menempatkan material beresistivitas terendah paling dekat dengan elektroda, sedangkan Variasi 2 sebaliknya. Resistansi dihitung secara teoritis menggunakan model lapisan konsentris dan diukur di lapangan dengan metode tiga titik. Hasil menunjukkan bahwa urutan lapisan berpengaruh signifikan terhadap resistansi pentanahan. Secara teoritis, Variasi 1 menghasilkan 8,29 Ω (turun 96,91% dari kondisi tanah murni) dan Variasi 2 sebesar 11,51 Ω (turun 95,71%). Hasil pengujian lapangan menunjukkan penurunan dari 256,4 Ω menjadi 92,9 Ω (turun 63,77%) untuk Variasi 1 dan 147,1 Ω (turun 42,63%) untuk Variasi 2. Kedua pendekatan menunjukkan kecenderungan yang konsisten bahwa penempatan material beresistivitas rendah terdekat dengan elektroda lebih efektif menurunkan resistansi pentanahan. Kata Kunci — pentanahan, resistansi pentanahan, concentric soil layering, elektroda batang, soil treatment.

Copyrights © 2026