Penelitian ini membahas sistem one-axis solar tracker berbasis sensor LDR, dengan perbandingan terhadap metode berbasis ilmu falak. Pengujian dilakukan di Gedung Serbaguna Teknik Elektro Universitas Brawijaya pada 1–2 Juli 2026, pukul 10.00–17.00 WIB, untuk mengevaluasi perbedaan daya keluaran dan efisiensi kedua metode. Penelitian menggunakan pendekatan eksperimental dengan pemasangan kedua sistem secara berdampingan pada panel surya 10 WP, pengukuran tegangan dan arus dilakukan setiap satu jam, dan nilai daya dihitung menurut persamaan P=V×I. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tracker berbasis LDR menghasilkan daya puncak, daya rata-rata, dan total energi harian yang lebih tinggi dibandingkan tracker berbasis Perhitungan pada kondisi pengukuran yang sama; perbedaan performa ini diduga disebabkan oleh kemampuan sistem LDR untuk menyesuaikan orientasi panel secara real-time terhadap variasi intensitas cahaya, sedangkan sistem Perhitungan bekerja secara open-loop berdasarkan perhitungan posisi matahari. Kata kunci: Solar Panel, Solar Tracker, Sensor LDR, Perhitungan Pergerakan Sudut Matahari, Daya
Copyrights © 2026