Jurnal Pendidikan Sejarah
Vol. 15 No. 2 (2026): JPS - Jurnal Pendidikan Sejarah, Volume 15, Nomor 2, Tahun 2026

Model Historical Inquiry Melalui Pemanfaatan Surat Kabar Koleksi Jogja Library Center untuk Memperkuat Kemampuan Berpikir Sejarah

Roro Wilis (Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Pendidikan dan Keguruan, Universitas Negeri Sebelas Maret, Jl. Ir. Sutami, Kentingan, Jebres, Surakarta, 57126, Indonesia.)
Wildhan Ichzha Maulana (Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Pendidikan dan Keguruan, Universitas Negeri Sebelas Maret, Jl. Ir. Sutami, Kentingan, Jebres, Surakarta, 57126, Indonesia.)
Muhammad Junaldi Jufri (Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Negeri Yogyakarta, Jl. Colombo, No. 1, Karangmalang, Yogyakarta, 55281, Indonesia.)
Winda Pitriani Parhamah (Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Negeri Yogyakarta, Jl. Colombo, No. 1, Karangmalang, Yogyakarta, 55281, Indonesia.)
Pina Dhea Tafana (Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Negeri Yogyakarta, Jl. Colombo, No. 1, Karangmalang, Yogyakarta, 55281, Indonesia.)



Article Info

Publish Date
28 Jul 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendesain model historical inquiry dengan memanfaatkan surat kabar koleksi Jogja Library Center dalam rangka memperkuat kemampuan berpikir sejarah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka. Adapun pengumpulan sumber primer berupa surat kabar diperoleh dari database Jogja Library Center, sementara sumber sekunder didapatkan dari inventarisir artikel ilmiah terindeks yang relevan dengan topik penelitian. Analisis data dilakukan dengan model analisis isi dan pemantapan kredibilitas melalui triangulasi sumber. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Jogja Library Center sebagai mitra belajar memiliki kontribusi dalam memperkaya pemahaman dan perspektif siswa melalui penyediaan  surat kabar. Melalui pertimbangan hal-hal teknis dan relevansi materi, surat kabar Jogja Library Center didesain sebagai sumber belajar kelas XII, Fase F, materi Kehidupan Indonesia Masa Orde Baru dan Reformasi. Untuk memperkuat keterampilan berpikir sejarah, guru dapat menerapkan model historical inquiry yang terdiri atas pra-konsepsi, inkuiri kolaboratif, penyajian hasil inkuiri kolaboratif dan aktualisasi hasil belajar. Penelitian ini secara empiris dapat menjadi referensi bagi guru sejarah untuk memperkuat kemampuan berpikir sejarah melalui pemanfaatan arsip primer koleksi perpustaakaan lokal daerah sebagai sumber belajar yang autentik dan kontekstual.

Copyrights © 2026