Penelitian ini bertujuan mengevaluasi keamanan data dalam Sistem Rekam Medis Elektronik (RME) di Rumah Sakit Umum Daerah Banyumas berdasarkan tiga aspek utama, yaitu kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap petugas pendaftaran, kesmik, dan bagian IT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek kerahasiaan, RSUD Banyumas telah menerapkan penggunaan username dan password personal serta fitur automatic logout, namun kebijakan pembaruan kata sandi secara berkala belum diterapkan sehingga meningkatkan risiko akses tidak sah. Pada aspek integritas, pengelolaan data sudah didukung dengan pembatasan hak akses sesuai tupoksi dan pencatatan aktivitas pengguna melalui user log, meskipun pengawasan rutin dan audit data masih perlu diperkuat. Dari aspek ketersediaan, sistem RME telah memiliki mekanisme backup otomatis tiga kali sehari serta akses data yang cepat, namun belum terdapat SOP tertulis mengenai penanganan insiden kebocoran data. Selain itu, SOP umum terkait penyelenggaraan RME telah tersedia, tetapi implementasi pelatihan keamanan data dan evaluasi berkala masih terbatas. Secara keseluruhan, keamanan data dalam RME di RSUD Banyumas sudah berjalan cukup baik, namun peningkatan kebijakan, edukasi, serta pengawasan perlu dilakukan agar perlindungan data pasien lebih optimal dan sesuai standar keamanan informasi.
Copyrights © 2026