Khusnul Khotimah Arum
Politeknik Yakpermas Banyumas

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI TEMPAT PENDAFTARAN PASIEN RAWAT JALAN (TPPRJ) RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK BUNDA ARIF Christina Trisnawati Setiawan; Khusnul Khotimah Arum
Serulingmas Health Journal Vol. 3 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Stikes Serulingmas Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masih banyak rumah sakit di Indonesia yang belum memenuhi tingkat standar kualitas kepuasan pasien yang telah ditetapkan oleh pemerintah yaitu ≥ 95%. Kepuasan pasien dapat diukur di Tempat Pendaftaran Rawat Jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien rawat jalan di TPPRJ berdasarkan dimensi service quality. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian dilakukan di RSIA Bunda Arif pada bulan Mei-Juli 2023. Populasi berjumlah 50 pasien yang sudah memenuhi kriteria inklusi dan sampel berjumlah 44 pasien. Cara pengumpulan data dengan membagikan kuesioner. Penelitian ini menggunakan analisis univariat. Hasil dari penelitian yaitu diperoleh dimensi tangibles hampir setengah pasien merasa tidak puas 38,6%, dimensi reliability hampir setengah pasien merasa tidak puas 38,6%, dimensi responsiveness hampir setengah pasien merasa tidak puas 47,7%, dimensi assurance sebagian kecil pasien merasa tidak puas 4,5%, dan dimensi empathy sebagian kecil pasien merasa tidak puas 11,4%. Kepuasan pasien secara keseluruhan yaitu sebagian kecil pasien merasa tidak puas 11,4%.
TINJAUAN KETEPATAN WAKTU PENYEDIAAN DOKUMEN REKAM MEDIS PASIEN LAMA BPJS RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT UMUM HARAPAN IBU Esa Dhiandani; Khusnul Khotimah Arum
Serulingmas Health Journal Vol. 3 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Stikes Serulingmas Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil observasi di Rumah Sakit Umum Harapan Ibu ditemukan adanya keterlambatan pendistribusian rekam medis yang mengakibatkan lama dalam penyediaan dokumen rekam medis yang dapat berdampak buruk bagi Rumah Sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu penyediaan dokumen rekam medis pasien lama BPJS rawat jalan. Jenis penelitian ini adalah metode deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Harapan Ibu dari bulan Februari-Mei 2023. Populasi berjumlah 767 dokumen rekam medis dan sampel berjumlah 88 dokumen rekam medis. Cara pengumpulan data dengan observasi. Analisis data penelitian dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian ditemukan, waktu pendaftaran pasien lama BPJS rawat jalan (2 menit 26 detik), waktu pencarian dokumen rekam medis pasien lama BPJS rawat jalan (6 menit 3 detik), waktu pendistribusian dokumen rekam medis (5 menit 30 detik), waktu penyediaan dokumen rekam medis pasien lama BPJS rawat jalan (14 menit 1 detik). Kesimpulan berdasarkan hasil penelitian bahwa waktu penyediaan dokumen rekam medis pasien lama BPJS rawat jalan belum sesuai dengan standar pelayanan rekam medis keputusan menteri kesehatan nomor 129 tahun 2008.
TINJAUAN PELAKSANAAN PENYIMPANAN BERKAS REKAM MEDIS BERDASARKAN UNSUR MANAJAMEN MAN, MONEY, METHOD, MACHINE, MATERIAL DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BANYUMAS Christina Trisnawati Setiawan; Khusnul Khotimah Arum
Serulingmas Health Journal Vol. 3 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Stikes Serulingmas Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rekam medis adalah berkas yang berisikan catatan dan dokumen tentang identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. Ruang penyimpanan rekam medis yaitu ruangan yang menyimpan berkas rekam medis pasien yang telah selesai berobat di rumah sakit. Untuk mengetahui pelaksanaan penyimpanan berkas rekam medis berdasarkan usur manajemen man, money, method, machine, material di Rumah Sakit Umum Daerah Banyumas. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Popuilasi yang diamati untuk dilakukan peineilitian ini terdapat 2 popuilasi yakni popuilasi objeik dan popuilasi suibjeik. Populasi objek adalah seiluiruih juimlah beirkas reikam meidis pasiein lama rawat jalan peir hari di Ruimah Sakit Uimuim Daeirah Banyuimas. Seidangkan Populasi suibjeik pada peineilitian ini adalah peituigas reikam meidis di Ruimah Sakit Uimuim Daeirah Banyuimas. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara dan observasi. Pelaksanaan penyimpanan berkas rekam medis masih terdapat beberapa berkas rekam medis yang salah letak (misfile) pada ruang penyimpanan yang mengakibatkan lamanya pelayanan terhadap pasien dan kurangnya SDM dalam ruang penyimpanan. Disarankan kepada pihak rumah sakit sebaiknya lebih meningkatkan kualitas SDM yaitu dengan mengadakan pelatihan tentang pengelolaan rekam medis pada masing-masing petugas dan perlu adanya penambahan rak penyimpanan berkas rekam medis agar berkas rekam medis tidak tercecer dan menghindari bahaya kerusakan.
LITERATURE REVIEW RANCANGAN APLIKASI PENDAFTARAN ONLINE DI RUMAH SAKIT Esa Dhiandani; Khusnul Khotimah Arum
Serulingmas Health Journal Vol. 3 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Stikes Serulingmas Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan sistem informasi sangat mendukung kinerja dan peningkatan efisiensi, efektifitas serta produktivitas bagi seluruh instansi, baik negeri maupun swasta, baik perorangan atau individual. Sistem informasi yang baik adalah sistem yang dapat menyajikan informasi secara cepat dan akurat. Salah satu caranya adalah meningkatkan pemasaran yang luas dengan menggunakan internet. Karena pemakaian teknologi internet saat ini sudah sangat meluas di hampir seluruh kalangan masyarakat. Permasalahan pada antrian menjadi permasalahan yang sering terjadi dalam pelayanan pendaftaran. Penumpukan antrian merupakan hal yang harus segera diatasi, dengan menumpuknya antrian maka proses pelayanan pendaftaran akan menjadi terlambat oleh sebab itu munculah inolvasi baru dengan kemajuan teknologi. Salah satu media teknologi yang ideal untuk menyebarkan informasi adalah web. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran rancangan aplikasi terkait pendaftaran online di rumah sakit. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu literature review. Hasil penelitian berupa desain rancangan aplikasi pendaftaran online di rumah sakit berbasis web. Kesimpulan penelitian ini adalah aplikasi pendaftaran online berbasis web bisa diakses tanpa harus menginstal aplikasi tersebut. Penggunaan Website ini dapat mempermudah dan mempercepat proses pendaftaran pasien yang bisa dilakukan kapan saja tanpa harus datang sehingga mengurangi antrian pasien berlebih. Setelah menggunakan aplikasi pendaftaran online berbasis web ini membuat pendaftaran di rumah sakit lebih cepat dan untuk pasien tidak harus melnunggu lama di ruang tunggu.
STUDY LITERATURE REVIEW PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ISI REKAM MEDIS DI FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN TINGKAT LANJUT Esa Dhiandani; Khusnul Khotimah Arum
Serulingmas Health Journal Vol. 3 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Stikes Serulingmas Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sarana pelayanan kesehatan memiliki tugas dan kewajiban melindungi rahasia dari informasi yang terdapat di dalam berkas rekam medis dan tidak boleh memaparkan atau memberikan informasi tersebut kepada orang atau institusi yang tidak berhak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perlindungan hukum terhadap rekam medis pasien di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat lanjut. Metode penelitian ini menggunakan metode literature review dengan pencarian artikel menggunakan Google Scholar. Kata kunci yang digunakan yaitu dokumen rekam medis dan perlindungan dan privasi, rekam medis dan pelindungan hukum dimana kriteria inklusi yang ditetapkan yaitu berkas rekam medis, keamanan, kerahasiaan, penyimpanan, dan pelepasan informasi medis, serta sanksi terhadap kebocoran/pembukaan informasi pasien kepada pihak yang tidak berwenang. Hasil penelitian menyatakan bahwa perlindungan hukum dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu perlindungan hukum secara preventif dan represif. Perlindungan hukum secara preventif atau pencegahan terjadinya pelanggaran yang berkaitan dengan rekam medis dapat dilakukan dengan menjaga kerahasiaan rekam medis, menjaga penyimpanan rekam medis, dan menjaga prosedur pelepasan informasi kesehatan. Sedangkan perlindungan hukum secara represif dapat dilakukan dengan mempertanggung jawabkan pelanggaran yang telah dilakukan berupa sanksi pidana, perdata, dan administratif.
LITERATURE REVIEW TINJAUAN ASPEK LEGAL TERHADAP PELAKSANAAN PROSEDUR PEMUSNAHAN BERKAS REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT Esa Dhiandani; Khusnul Khotimah Arum
Serulingmas Health Journal Vol. 3 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Stikes Serulingmas Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rekam medis di Indonesia kegiatan pemusnahan ini menjadi suatu kewajiban yang harus terlaksana pada fasilitas pelayanan kesehatan karena telah diatur dalam hukum sejak adanya Peraturan Menteri Kesehatan No 269/Menkes/Per/III/2008 Bab IV. Pelaksanaan pemusnahan rekam medis dapat dilaksanakan dengan pihak ke tiga sebagai pelaksana. Terdapat beberapa berkas rekam medis yang di lestarikan sebelum proses pemusnahan yang sebelumnya dilakukan penilaian nilai guna. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami dan memastikan bahwa pelaksanaan prosedur pemusnahan berkas rekam medis sesuai dengan peraturan dan hukum yang berlaku. Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kepustakaan atau literature review, sumber yang diperoleh dari data-data sekunder dimana peneliti memperoleh sumber utama dari literatur-literatur yang berkaitan dengan fokus kajian. Pada prosedur pelaksanaan pemusnahan berkas rekam medis, terdapat tiga jurnal yang menyatakan bahwa proses pemusnahan berkas rekam medis, rumah sakit telah bekerjasama dengan pihak ke tiga, sedangkan masih terdapat satu jurnal yang menyatakan bahwa rumah sakit dalam proses pemusnahan berkas rekam medis masih dilakukan secara mandiri atau belum bekerjasama dengan pihak ke tiga dan pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar. Pada aspek legal pada berkas rekam medis yang dilestarikan, terdapat tiga jurnal yang menyatakan bahwa rumah sakit sudah melakukan penilaian nilai guna terhadap formuli-formulir yang diabadikan sesuai dengan nilai guna. Sedangkan masih terdapat satu jurnal terdapat rumah sakit yang tidak melakukan penilaian berdasarkan nilai guna rekam medis. Penilaian hanya dilakukan dengan memilah lembaran-lembaran penting yang nantinya disimpan dan dialih mediakan. Belum adanya tim pemusnah. Kesimpulan hasil penelitian adalah proses pemusnahan berkas rekam medis dapat dilakukan dengan pihak ke tiga dan berkas rekam medis yang memiliki nilai guna harus dilestarikan karena memiliki aspek legal.
TINJAUAN PELAKSANAAN PROSEDUR PEMINJAMAN DOKUMEN REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT ISLAM BANJARNEGARA Christina Trisnawati Setiawan; Khusnul Khotimah Arum
Serulingmas Health Journal Vol. 3 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Stikes Serulingmas Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peminjaman dokumen rekam medis dapat digunakan untuk keperluan internal maupun        eksternal dari rumah sakit yang meliputi keperluan seperti aspek medis, administrasi, hukum, finansial, edukasi, riset dan dokumentasi (ALFRED). Berdasarkan penelitian terkait pelaksanaan peminjaman  dokumen rekam medis di Rumah Sakit Islam Banjarnegara belum sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ada. Tujuan penelitian untuk mengetahui pelaksanaan peminjaman dokumen rekam medis di rumah sakit. Penelitian  ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Objek penelitian adalah pelaksanaan peminjaman dokumen rekam medis di bagian penyimpanan dokumen rekam medis. Instrumen yang digunakan adalah pedoman wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa rumah sakit telah          memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) terkait peminjaman dokumen rekam medis untuk keperluan internal rumah sakit. Pelaksanaan prosedur peminjaman dokumen rekam medis masih belum sesuai dikarenakan peminjam tidak mengisi data  peminjaman yang terdapat di SIMRS. Kemudian peminjam diperbolehkan mengambil  berkas rekam medis sendiri bukan petugas yang mengambilkan, hal ini tidak sesuai dengan SOP yang ada. Dalam SOP peminjaman belum terdapat batas waktu pengembalian dokumen rekam medis, hal ini dapat menurunkan mutu rekam medis.