Khusnul Khotimah Arum
Politeknik Yakpermas Banyumas

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Evaluasi Keamanan Data Dalam Sistem Rekam Medis Elektronik Di Rumah Sakit Umum Daerah Banyumas Duanda Cesar Palupi Palupi; Ilham Rahmansyah; Khusnul Khotimah Arum
Jurnal Rekam Medik & Manajemen Informasi Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/rmik.v5i1.1897

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi keamanan data dalam Sistem Rekam Medis Elektronik (RME) di Rumah Sakit Umum Daerah Banyumas berdasarkan tiga aspek utama, yaitu kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap petugas pendaftaran, kesmik, dan bagian IT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek kerahasiaan, RSUD Banyumas telah menerapkan penggunaan username dan password personal serta fitur automatic logout, namun kebijakan pembaruan kata sandi secara berkala belum diterapkan sehingga meningkatkan risiko akses tidak sah. Pada aspek integritas, pengelolaan data sudah didukung dengan pembatasan hak akses sesuai tupoksi dan pencatatan aktivitas pengguna melalui user log, meskipun pengawasan rutin dan audit data masih perlu diperkuat. Dari aspek ketersediaan, sistem RME telah memiliki mekanisme backup otomatis tiga kali sehari serta akses data yang cepat, namun belum terdapat SOP tertulis mengenai penanganan insiden kebocoran data. Selain itu, SOP umum terkait penyelenggaraan RME telah tersedia, tetapi implementasi pelatihan keamanan data dan evaluasi berkala masih terbatas. Secara keseluruhan, keamanan data dalam RME di RSUD Banyumas sudah berjalan cukup baik, namun peningkatan kebijakan, edukasi, serta pengawasan perlu dilakukan agar perlindungan data pasien lebih optimal dan sesuai standar keamanan informasi.
ANALISIS SWOT PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT PADA LAYANAN RAWAT JALAN RSU NIRMALA PURBALINGGA Merdila Dwi Setiani; Khusnul Khotimah Arum; Ripando Jhon Satria Sembiring
Journal of Public Health Science Vol. 3 No. 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v3i3.4445

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) pada layanan rawat jalan di RSU Nirmala Purbalingga serta merumuskan strategi pengembangan berdasarkan kondisi internal dan eksternal rumah sakit. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain deskriptif dan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 12 responden yang terdiri dari petugas pendaftaran, petugas rekam medis, dan petugas teknologi informasi dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert 1–5, sedangkan analisis data menggunakan analisis SWOT melalui matriks Internal Factor Evaluation (IFE) dan External Factor Evaluation (EFE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor Strength memperoleh skor tertimbang sebesar 1,673, sedangkan Weakness sebesar 1,447 sehingga diperoleh nilai X sebesar 0,226. Faktor Opportunities memperoleh skor tertimbang sebesar 1,651 dan Threats sebesar 0,886 sehingga diperoleh nilai Y sebesar 0,765. Koordinat SWOT sebesar (0,226; 0,765) menempatkan penerapan SIMRS pada Kuadran I dengan strategi prioritas Strength-Opportunities (SO). Simpulan penelitian menunjukkan bahwa penerapan SIMRS memiliki kekuatan internal dan peluang eksternal yang lebih dominan, sehingga strategi pengembangan diarahkan pada optimalisasi fitur SIMRS, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penguatan monitoring dan evaluasi, serta pengembangan interoperabilitas dengan SATUSEHAT dan sistem pendukung JKN.
TINJAUAN BEBAN KERJA PETUGAS REKAM MEDIS PENDAFTARAN RAWAT JALAN MENGGUNAKAN METODE WISN DI RSUD BANYUMAS Zahra Noor Baeti Aulia; Khusnul Khotimah Arum; Ripando Jhon Satria Sembiring
Journal of Public Health Science Vol. 3 No. 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v3i3.4447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beban kerja dan menentukan kebutuhan tenaga petugas rekam medis pada unit pendaftaran rawat jalan RSUD Banyumas menggunakan metode Workload Indicator Staff Need (WISN). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan total sampling yang melibatkan 10 petugas rekam medis di unit pendaftaran rawat jalan RSUD Banyumas pada Mei 2026. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan tahapan perhitungan WISN yang meliputi waktu kerja tersedia, standar beban kerja, standar kelonggaran, dan kebutuhan tenaga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu kerja tersedia sebesar 108.360 menit/tahun, standar beban kerja keseluruhan sebesar 1.087.900 kegiatan/tahun, dan standar kelonggaran sebesar 0,1408. Berdasarkan kuantitas kegiatan pokok sebanyak 315.120 pasien/tahun, kebutuhan tenaga petugas rekam medis pada unit pendaftaran rawat jalan adalah 13 orang, sedangkan tenaga yang tersedia berjumlah 10 orang. Simpulan penelitian menunjukkan terdapat kekurangan tenaga sebanyak 3 orang sehingga diperlukan penambahan petugas untuk menyesuaikan beban kerja dan kebutuhan pelayanan di unit pendaftaran rawat jalan RSUD Banyumas.
KEAMANAN DATA PASIEN DALAM REKAM MEDIS ELEKTRONIK ADAPTASI ISO 27001 RUMAH SAKIT NIRMALA PURBALINGGA Riri Aulia Suprianto; Khusnul Khotimah Arum; Ripando Jhon Satria Sembiring
Journal of Public Health Science Vol. 3 No. 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v3i3.4448

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan keamanan data pasien pada penerapan rekam medis elektronik (RME) di RSU Nirmala Purbalingga dengan menggunakan indikator yang diadaptasi dari ISO 27001:2022. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan total sampling terhadap 12 responden yang terdiri atas petugas teknologi informasi (IT) dan petugas rekam medis. Pengumpulan data dilakukan pada Mei 2026 menggunakan kuesioner yang terdiri atas 18 item pernyataan dengan skala Likert lima tingkat, yang mencakup tiga aspek keamanan, yaitu human, teknologi, serta kebijakan dan prosedur keamanan. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan frekuensi dan persentase berdasarkan kriteria kategorisasi yang ditetapkan secara operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden (12 orang; 100%) menilai aspek human, teknologi, serta kebijakan dan prosedur keamanan berada dalam kategori diterapkan, sedangkan tidak terdapat responden (0%) yang menilai ketiga aspek tersebut dalam kategori tidak diterapkan. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa indikator keamanan data pasien pada RME berdasarkan ketiga aspek yang diteliti dinilai telah diterapkan oleh seluruh responden. Namun, hasil tersebut merupakan gambaran berdasarkan persepsi responden dan belum dapat digunakan untuk menyimpulkan efektivitas seluruh kontrol keamanan maupun tingkat kepatuhan rumah sakit terhadap keseluruhan persyaratan ISO 27001:2022.