Pengetahuan mengenai budaya lokal semakin memudar di kalangan generasi muda, terutama anak-anak yang kini lebih akrab dengan budaya global melalui media digital. Penelitian ini bertujuan untuk merancang media edukasi interaktif yang mampu memperkenalkan budaya lokal secara menarik dan menyenangkan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Research and Development (R&D) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Proses perancangan meliputi observasi, wawancara, studi literatur, dan uji coba produk kepada anak usia 6-10 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media edukasi interaktif berbasis digital, seperti aplikasi atau permainan edukatif, mampu meningkatkan pemahaman dan minat anak-anak terhadap budaya lokal. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa media edukatif yang dirancang secara interaktif dan visual mampu menjadi solusi alternatif dalam pelestarian budaya lokal sejak dini.The knowledge of local culture is fading among the younger generation, especially children who are now more familiar with global culture through digital media. This study aims to design an interactive educational media capable of introducing local culture in an engaging and enjoyable way. The research method used is Research and Development (R&D) with a qualitative and quantitative approach. The design process includes observation, interviews, literature studies, and product trials with children aged 6–10 years. The results show that digital-based interactive educational media, such as educational applications or games, can enhance children's understanding and interest in local culture. The conclusion of this study is that educational media designed interactively and visually can be an alternative solution in preserving local culture from an early age.
Copyrights © 2026