p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal VCode
Yuliarni Yuliarni
Prodi Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni Rupa & Desain, Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Desain Visual Sebagai Katalisator Dalam Meningkatan Efektivitas Komunikasi Digital Naila Salsabila; Yuliarni Yuliarni
VCoDe : Visual Communication Design Journal Volume 5, Nomor 2, Juni 2026
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/vcode.v5i2.5646

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah mengubah cara komunikasi antara individu dan organisasi. Desain visual memainkan peran penting dalam menyampaikan pesan secara efektif dalam lingkungan digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran desain visual sebagai katalisator dalam meningkatkan efektivitas komunikasi digital. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menganalisis berbagai literatur dan studi kasus yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain visual yang konsisten dan menarik dapat meningkatkan keterlibatan audiens, memperkuat identitas merek, dan menyampaikan pesan dengan lebih efisien. Kesimpulannya, desain visual merupakan elemen kunci dalam strategi komunikasi digital yang efektif. 
PERANCANGAN MEDIA EDUKASI INTERAKTIF UNTUK MENGENALKAN BUDAYA LOKAL KEPADA ANAK ANAK Zata Dini Ghassani; Yuliarni Yuliarni
VCoDe : Visual Communication Design Journal Volume 5, Nomor 2, Juni 2026
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/vcode.v5i2.5645

Abstract

Pengetahuan mengenai budaya lokal semakin memudar di kalangan generasi muda, terutama anak-anak yang kini lebih akrab dengan budaya global melalui media digital. Penelitian ini bertujuan untuk merancang media edukasi interaktif yang mampu memperkenalkan budaya lokal secara menarik dan menyenangkan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Research and Development (R&D) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Proses perancangan meliputi observasi, wawancara, studi literatur, dan uji coba produk kepada anak usia 6-10 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media edukasi interaktif berbasis digital, seperti aplikasi atau permainan edukatif, mampu meningkatkan pemahaman dan minat anak-anak terhadap budaya lokal. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa media edukatif yang dirancang secara interaktif dan visual mampu menjadi solusi alternatif dalam pelestarian budaya lokal sejak dini.The knowledge of local culture is fading among the younger generation, especially children who are now more familiar with global culture through digital media. This study aims to design an interactive educational media capable of introducing local culture in an engaging and enjoyable way. The research method used is Research and Development (R&D) with a qualitative and quantitative approach. The design process includes observation, interviews, literature studies, and product trials with children aged 6–10 years. The results show that digital-based interactive educational media, such as educational applications or games, can enhance children's understanding and interest in local culture. The conclusion of this study is that educational media designed interactively and visually can be an alternative solution in preserving local culture from an early age.