“Latar Belakang: Mual muntah (emesis gravidarum) merupakan keluhan umum pada ibu hamil trimester pertama yang dapat menurunkan kualitas hidup. Penatalaksanaan non-farmakologis seperti aromaterapi peppermint menjadi alternatif yang aman. Tujuan: Mengetahui efektivitas intervensi aromaterapi peppermint terhadap penurunan intensitas mual muntah pada ibu hamil trimester pertama di Puskesmas Umbulsari Jember. Metode: Penelitian menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel sebanyak 30 responden dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengukuran menggunakan instrumen PUQE. Intervensi berupa inhalasi aromaterapi peppermint selama 5–10 menit, dua kali sehari selama 3 hari. Analisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test (α = 0,05). Hasil: Terjadi penurunan intensitas mual muntah dari kategori sedang (60,0%) dan berat (23,3%) menjadi mayoritas ringan (60,0%). Rata-rata skor menurun dari 9,2 menjadi 5,8. Hasil uji statistik menunjukkan p-value 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Aromaterapi peppermint efektif dalam menurunkan intensitas mual muntah pada ibu hamil trimester pertama dan dapat digunakan sebagai terapi non-farmakologis di pelayanan kesehatan primer.
Copyrights © 2026