Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan model bisnis UMKM Konveksi Mutia Gorontalo melalui pendekatan Business Model Canvas. Konveksi Mutia merupakan usaha mikro, kecil, dan menengah yang bergerak di bidang jasa pembuatan pakaian, seperti sablon baju, pakaian dinas, seragam sekolah, seragam kantor, jaket, kemeja, dan pakaian custom. Permasalahan yang dihadapi usaha konveksi skala UMKM meliputi pengelolaan bahan baku, keterbatasan pemasaran digital, persaingan harga, serta kebutuhan menjaga kualitas produksi agar tetap sesuai dengan permintaan pelanggan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis Business Model Canvas yang terdiri atas sembilan elemen, yaitu key partners, key activities, key resources, value proposition, customer relationships, channels, customer segments, cost structure, dan revenue streams. Data pendukung berupa pemesanan bahan baku dan penjualan selama lima bulan digunakan untuk melihat perkembangan usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Konveksi Mutia memiliki peluang pengembangan yang cukup baik karena penjualan meningkat dari Rp17.675.000 pada Januari menjadi Rp36.125.000 pada Mei. Strategi pengembangan yang disarankan adalah memperkuat pemasaran digital, menjaga kualitas bahan baku, membangun kerja sama dengan sekolah, instansi, komunitas, dan UMKM lokal, serta memperbaiki sistem pencatatan pesanan dan stok bahan baku.
Copyrights © 2026