Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika permasalahan anak usia dini di era digital yang mencakup aspek emosional, sosial, dan perilaku, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian melibatkan 20 anak usia 5–6 tahun, 4 orang guru, dan 15 orang tua di PAUD Al-Ma’arif Makassar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sementara itu, analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak dengan tingkat penggunaan gadget yang tinggi cenderung mengalami hambatan dalam pengelolaan emosi, rendahnya kemampuan interaksi sosial, serta munculnya perilaku agresif dan kurang disiplin. Faktor-faktor yang memengaruhi kondisi tersebut antara lain penggunaan gadget yang tidak terkontrol, pola asuh orang tua, serta terbatasnya interaksi sosial anak. Selain itu, lingkungan keluarga dan kurangnya pengawasan terhadap konten digital juga turut memengaruhi perkembangan perilaku anak. Temuan penelitian ini mengindikasikan pentingnya penerapan strategi pembelajaran yang lebih interaktif dan kolaboratif, serta perlunya peningkatan peran orang tua dalam mendampingi penggunaan teknologi pada anak. Dengan demikian, sinergi antara sekolah dan keluarga sangat diperlukan guna menciptakan penggunaan teknologi yang sehat, terarah, dan sesuai dengan tahap perkembangan anak usia dini.
Copyrights © 2026