Bahasa merupakan fondasi esensial dalam pendidikan anak usia dini yang meliputi kecakapan menyimak, bertutur, mengenali lambang, membaca awal, dan menulis permulaan. Latar belakang persoalan dalam kajian ini adalah masih mendominasinya metode pengajaran bahasa di PAUD yang cenderung seragam dan minim variasi sehingga anak belum memperoleh kesempatan yang cukup untuk menggunakan bahasa secara aktif dan kontekstual sesuai dengan situasi nyata. Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan konsep program stimulasi bahasa anak usia dini berbasis loose parts di PAUD, memetakan bentuk-bentuk kegiatan loose parts yang relevan dalam menumbuhkan kemampuan berbahasa anak, serta merumuskan peran strategis guru dalam mendayagunakan loose parts sebagai media stimulasi bahasa yang efektif. Kajian ini menerapkan metode studi literatur sistematis melalui penelaahan berbagai artikel jurnal ilmiah, prosiding, dan sumber-sumber ilmiah relevan yang dipublikasikan dalam satu dekade terakhir. Temuan kajian memperlihatkan bahwa loose parts merupakan media yang terbukti efektif dalam menstimulasi kemampuan bahasa reseptif dan ekspresif anak karena bersifat konkret, terbuka, serta secara alami mendorong munculnya komunikasi yang bermakna. Ragam kegiatan yang dipandang relevan mencakup aktivitas menamai dan mendeskripsikan benda, bernarasi berdasarkan hasil karya yang dibuat, pengenalan literasi awal berbasis simbol dan huruf, serta eksplorasi berbasis STEAM menggunakan loose parts. Peran guru sebagai perancang lingkungan yang kaya bahasa, fasilitator dialog yang aktif, dan penilai perkembangan bahasa anak menjadi penentu utama keberhasilan program ini. Kajian ini meneguhkan bahwa loose parts tidak semata-mata berfungsi sebagai alat bermain, melainkan juga berpotensi menjadi program stimulasi bahasa yang terstruktur dan bermakna apabila direncanakan secara sadar dan terukur oleh pendidik PAUD.
Copyrights © 2026