Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir divergen anak usia 5–6 tahun di TK Negeri Dharma Wanita Penerokan, yang ditunjukkan oleh hasil pre-test dengan rata-rata skor 15,7 dan persentase 49,1% pada kategori Mulai Berkembang (MB). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran STEAM terhadap kemampuan berpikir divergen anak usia 5–6 tahun di TK Negeri Dharma Wanita Penerokan. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan rancangan pre-experimental one-group pre-test–post-test design. Jumlah subjek penelitian mencakup 11 anak usia 5–6 tahun yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,723. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk, uji hipotesis Paired Sample t-Test, serta perhitungan effect size Cohen’s d. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diterapkan model pembelajaran STEAM, kemampuan berpikir divergen anak mengalami peningkatan dengan rata-rata skor post-test sebesar 27,3 dan persentase 85,2% pada kategori Berkembang Sangat Baik (BSB). Berdasarkan uji hipotesis, diperoleh nilai Sig. (2-tailed) = 0,000 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Perhitungan effect size Cohen’s d menghasilkan nilai 4,708 yang tergolong dalam kategori pengaruh kuat (strong effect). Oleh karena itu, model pembelajaran STEAM memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berpikir divergen anak usia 5–6 tahun di TK Negeri Dharma Wanita Penerokan.
Copyrights © 2026