Keterampilan literasi memainkan peran penting dalam proses memajukan peradaban. Di MI Assunniyyah Gumuktopi Kencong, pemberdayaan perpustakaan sekolah masih belum optimal. Keterbatasan akses terhadap fasilitas dan infrastruktur menjadi kendala dalam upaya meningkatkan budaya literasi melalui perpustakaan sekolah. Oleh karena itu, pemberdayaan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan literasi siswa dan membangun kebiasaan budaya literasi pada siswa, khususnya dalam meningkatkan jumlah buku bacaan yang dibutuhkan siswa. Metode yang digunakan dalam pemberdayaan ini adalah PAR (Participatory Action Research) dengan beberapa strategi, yaitu pengadaan koleksi buku fiksi, mengintegrasikan pembelajaran di perpustakaan, dan membiasakan siswa membaca buku setidaknya sekali seminggu di perpustakaan pada waktu yang telah ditentukan. Dengan bantuan guru atau secara mandiri untuk menghidupkan perpustakaan di MI Assunniyyah Gumuktopi Kencong. Dari program pemberdayaan yang telah dilaksanakan, terdapat dampak positif terhadap budaya literasi siswa di MI Assunniyyah Gumuktopi Kencong. Seperti peningkatan kunjungan siswa ke perpustakaan dan memberikan motivasi diri pada siswa.
Copyrights © 2026