Jurnal Atma Inovasia
Vol. 6 No. 4 (2026)

Pelatihan dan Pembentukan Posyandu Remaja “SEMANGKA” Sebagai Upaya Pemberdayaan Pelayanan Kesehatan Berbasis Remaja

Deny Yuliawan (Universitas Alma Ata)
Ufairoh Salma Pratiwi (Universitas Alma Ata)
Rine Alhim (Universitas Alma Ata)
Siska Ristiana (Universitas Alma Ata)
Ucup Firdaus (Universitas Alma Ata)
Vina Utami (Universitas Alma Ata)
Wahyu Fauziah (Universitas Alma Ata)
Vena Kuswandari (UPTD Puskemas Sedayu 1, Yogyakarta)
I'ana Aulia Andari (Alfath Cendekia HealthTech Nusantara, Yogyakarta, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Jul 2026

Abstract

Adolescence is a critical phase in the life cycle that requires access to optimal health services. However, Padukuhan Tonalan lacked youth-based health services, resulting in very minimal health understanding among adolescents. Objective: This community service aims to establish the “SEMANGKA” Youth Health Post and train youth health cadres to empower health services in the area. Method: The team utilized audio-visual education methods, five-step system training, and independent simulation mentoring for 17 selected youth cadres. Results: The results showed a 10% increase in average cadre knowledge, with a final score reaching 93%. The lounching of the “SEMANGKA” Youth Health Post successfully facilitated cadre independence in providing sustainable promotive and preventive health services for their peers. Conclusion: Establishing this health platform effectively empowers adolescents as change agents in improving public health status at the community level. Keywords: Health Empowerment; Health Cadres; Youth Health Post; youth health cadres     Abstrak Pendahuluan: Masa remaja merupakan fase kritis dalam siklus kehidupan yang memerlukan akses pelayanan kesehatan yang optimal. Namun, Padukuhan Tonalan belum memiliki layanan kesehatan berbasis remaja sehingga pemahaman mengenai kesehatan masih sangat minim. Tujuan: Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membentuk Posyandu Remaja “SEMANGKA“ dan melatih kader kesehatan remaja sebagai upaya pemberdayaan pelayanan kesehatan di wilayah tersebut. Metode: Tim pengabdi menggunakan metode edukasi audio-visual, pelatihan sistem lima langkah, serta pendampingan simulasi mandiri kepada 17 kader remaja pilihan. Hasil: Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan kader sebesar 10% dengan skor akhir mencapai 93%. Peresmian Posyandu “SEMANGKA“ berhasil memfasilitasi kemandirian kader dalam memberikan pelayanan kesehatan promotif dan preventif secara berkelanjutan bagi rekan sebaya. Kesimpulan: Pembentukan wadah kesehatan ini efektif memberdayakan remaja sebagai agen perubahan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di tingkat komunitas. Kata Kunci: Posyandu Remaja; Pemberdayaan Kesehatan; Kader Kesehatan; Kader Remaja

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jai

Publisher

Subject

Humanities Decision Sciences, Operations Research & Management Environmental Science Social Sciences Other

Description

Jurnal Atma Inovasia (JAI) diharapakan dapat menjadi sarana desiminasi pengabdian dari seluruh civitasakademika berbagai disiplin ilmu tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. JAI diharapkan dapat mengispirasi dan bermanfaat bagi masyarakat secara ...