Ufairoh Salma Pratiwi
Universitas Alma Ata

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN TERAPI INHALASI PADA ANAK PNEUMONIA TERHADAP KEEFEKTIFAN BERSIHAN JALAN NAPAS: Application of Inhalation Therapy on Airway Clearance Effectiveness in Children with Pneumonia Ufairoh Salma Pratiwi; Anafrin Yugistyowati; Ika Mustika Dewi
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 17 No 01 (2026): Media Keperawatan: Politeksnik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v17i01.1742

Abstract

Pneumonia merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada anak di bawah lima tahun. Masalah keperawatan yang sering muncul pada kondisi ini adalah bersihan jalan napas tidak efektif, sehingga diperlukan intervensi cepat dan tepat. Terapi inhalasi kombinasi bronkodilator dan kortikosteroid terbukti bermanfaat dalam mengatasi gangguan tersebut. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus pada dua anak dengan diagnosis pneumonia dan masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif yang dirawat di Bangsal Anak Menoreh Kidul, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wates. Intervensi berupa terapi inhalasi Ventolin (Salbutamol) dan Pulmicort (Budesonide) dengan tambahan NaCl 0,9% diberikan setiap 6 jam selama tiga hari. Parameter yang diamati meliputi pengeluaran sputum, suara napas, frekuensi napas, dan saturasi oksigen. Setelah tiga hari intervensi, terjadi perbaikan klinis yang signifikan. Bunyi napas tambahan (wheezing dan ronki) berkurang hingga menghilang, produksi sputum meningkat, frekuensi napas menurun dari 45 menjadi 33 kali/menit (An. A) dan dari 38 menjadi 26 kali/menit (An. R), serta saturasi oksigen meningkat dari 94% menjadi 98% (An. A) dan 97% (An. R). Terapi inhalasi kombinasi Ventolin dan Pulmicort dengan tambahan NaCl 0,9% efektif memperbaiki bersihan jalan napas pada anak dengan pneumonia. Intervensi ini dapat direkomendasikan sebagai bagian dari penatalaksanaan keperawatan standar untuk meningkatkan kualitas perawatan anak dengan gangguan pernapasan.