Perubahan iklim merupakan tantangan global yang berdampak pada kesehatan, lingkungan, dan sosial ekonomi, sehingga menuntut inovasi dalam pendidikan dasar. Numerasi berperan penting tidak hanya sebagai keterampilan numerasi, tetapi juga sebagai sarana membangun kesadaran kritis siswa terhadap isu-isu lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan numerasi berorientasi perubahan iklim melalui konteks budidaya ikan lele pada siswa kelas VI SD Muhammadiyah 3 As-Salam Kota Malang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian guru, siswa, dan kepala sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan numerasi terintegrasi dalam pembelajaran berbasis proyek (PjBL), meliputi perhitungan biaya pakan, keuntungan ekonomi, dan analisis data pertumbuhan ikan terkait faktor lingkungan seperti suhu dan kualitas air. Kendala yang ditemukan antara lain perbedaan kemampuan numerasi siswa, keterbatasan media pembelajaran kontekstual, dan kecenderungan siswa menghafal angka tanpa menyimpulkan. Strategi guru untuk mengatasi kendala ini meliputi pembelajaran diferensiasi, pemanfaatan sumber daya lokal, penggunaan media digital, dan diskusi reflektif. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa penerapan numerasi berbasis perubahan iklim tidak hanya meningkatkan keterampilan numerasi tetapi juga menumbuhkan kesadaran ekologis siswa sejak usia dini.
Copyrights © 2025