Penelititan ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai ekofeminisme yang terdapat dalam novel 3726 MDPL karya Nurwina Sari serta menjelaskan relevansinya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah menengah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi (cpntent analysis). Sumber data berupa novel 3726 MDPL karya Nurwina Sari, sedangkan data penelitian berupa kutipan narasi, dialog, dan tindakan tokoh yang merepresentasikan nilai-nilai ekofeminisme. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat, sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi, mengklasifikasikan, menginterpretasikan, dan menyimpulkan data berdasarkan perspektif ekofeminisme. Keabsahan data menggunakan ketekunan pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel 3726 MDPL merepresentasikan hubungan perempuan dan alam melalui tiga aliran ekofeminisme, yaitu ekofeminisme alam, ekofeminisme spiritual, dan ekofeminisme sosialis. Ditemukan sebanyak 40 data yang terdiri dari 24 data ekofeminisme alam, 9 data ekofeminisme spiritual, 7 data ekofeminisme sosialis. Ekofeminisme alam menunjukkan kepedulian perempuan terhadap pelestarian lingkungan dan hubungan harmonis dengan alam. Ekofeminisme spiritual menggambarkan alam sebagai ruang refleksi, penyembuhan, dan penguatan spiritual. Sementara itu, ekofeminisme sosialis memperlihatkan kepedulian sosial, kerja sama, serta perjuangan perempuan dalam mempertahankan nilai-nilai kemanusiaan dan kelestarian lingkungan. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa novel 3726 MDPL relevan dijadikan bahan ajar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia karena mengandung nilai-nilai ekologis, pendidikan karakter, kesetaraan gender, serta mampu meningkatkan kemampuan apresiasi sastra dan kesadaran lingkungan peserta didik.
Copyrights © 2026