Balita merupakan kelompok yang rawan mengalami masalah gizi. Salah satu masalah gizi yang terjadi pada balita adalah stunting. Ada beberapa faktor yang menyebabkan stunting, antara lain tingkat pendidikan, keragaman pangan dan pola asuh dalam pemberian makan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan ibu, keragaman pangan dan pola asuh pemberian makan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan case control. Pengambilan sampel penelitian menggunakan purposive sampling. Sampel berjumlah 78 balita di Wilayah Puskesmas Kerja Wawo, terdiri dari 39 sampel stunting dan 39 sampel tidak stunting. Data stunting diperoleh dengan cara perhitungan TB/U dan data tingkat pendidikan, keragaman pangan serta pola asuh diperoleh melalui cara kuesioner. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji Chi Square. Hasil uji hubungan tingkat pendidikan (p =0.774 ), keragaman pangan (p = 0.011), dan pola pengasuhan memberikan makan (p = 0.000). Kesimpulan : Tidak ada hubungan tingkat pendidikan ibu dengan kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Wawo. Ada hubungan keragaman pangan dengan kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Wawo. Ada hubungan pola asuh pemberian makan dengan kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Wawo.
Copyrights © 2026