Latar belakang penelitian ini adalah tingginya volume limbah plastik dan kebutuhan pada aspal jalan dengan performa lebih baik, yaitu ditinjau dalam hal peningkatan ketahanan terhadap rutting, suhu tinggi dan penuaan, peningkatan stabilitas Marshall, fleksibilitas dan durabilitas terhadap kondisi iklim tropis dan pengaruh air hujan dan banjir. Pada studi ini, aspal konvensional dengan nilai penetrasi 60/70 dimodifikasi dengan mencampurkan empat jenis limbah plastik, yaitu Polypropylene (PP), Polyethylene Terephtalate (PET), High Density Polyethylene (HDPE) dan Low Density Polyethylene (LDPE). Tiap jenis plastik dicampurkan dengan jumlah masing-masing sebanyak 25% berat dari berat total komposit plastik, dengan variasi jumlah penambahan total komposit plastik adalah sebesar 5% dan 10% berat dari berat aspal, ke dalam aspal konvensional. Proses pencampuran mekanis dilakukan pada suhu 180±5°C dengan kecepatan pengadukan sebesar 500 rpm selama 60 menit. Karakterisasi produk AMP sesuai spesifikasi SNI memberikan hasil bahwa penambahan limbah plastik hingga sebanyak 10% berat dapat meningkatkan nilai penetrasi (dari 66/0,1 mm menjadi 58/0,1 mm), titik lembek (dari 50,5 oC menjadi 53,8 oC) dan berat jenis (dari 1.022 menjadi 1,035 g/cm3). Di sisi lain dari hasil pengujian produk sesuai spesifikasi SNI, penambahan limbah plastik hingga sebanyak 10% berat menurunkan nilai kelarutan aspal berdasarkan uji kelarutan menggunakan trikloroetilena (dari 99,6% menjadi 99,4%), menurunkan kehilangan berat pada uji Thin Film Oven Test (TFOT) (dari 0,025% menjadi 0,011%) serta menurunkan penetrasi setelah TFOT (dari 91% menjadi 84-88%). Namun daktilitas aspal mengalami penurunan (dari >150 cm menjadi 132 cm) seiring dengan bertambahnya jumlah komposit limbah plastik yang digunakan. Pengujian Stabilitas Marshall pada produk AMP memberikan hasil pengujian yang memenuhi persyaratan spesifikasi jalan raya menurut ketentuan Bina Marga. Sebagai kesimpulan, modifikasi aspal dengan penambahan komposit empat jenis limbah plastik terbukti efektif menghasilkan produk AMP yang memenuhi spesifikasi SNI dan Bina Marga.
Copyrights © 2026