Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Undiksha
Vol 17 No 1 (2026): Maret 2026

Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Kemampuan Motorik Siswa Sekolah Menengah Pertama

Andi Ihsan (Universitas Negeri Makassar)



Article Info

Publish Date
15 Mar 2026

Abstract

Kemampuan motorik merupakan komponen penting dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan karena berperan dalam menunjang keterampilan gerak dan kebugaran siswa. Salah satu faktor yang diduga berkaitan dengan kemampuan motorik adalah Indeks Massa Tubuh (IMT) yang mencerminkan status gizi individu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara Indeks Massa Tubuh dan kemampuan motorik siswa SMP Negeri 1 Tombolo Pao, Kabupaten Gowa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 30 siswa putera yang dipilih menggunakan teknik random sampling. IMT diperoleh melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan, sedangkan kemampuan motorik diukur menggunakan Barrow Motor Ability Test. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan analisis regresi sederhana dengan bantuan SPSS versi 25 pada taraf signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada kategori IMT berat badan kurang hingga normal, dengan kemampuan motorik berada pada kategori cukup. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa Indeks Massa Tubuh tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kemampuan motorik siswa (R² = 0,005; p = 0,721). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan motorik siswa tidak ditentukan secara signifikan oleh Indeks Massa Tubuh, melainkan dipengaruhi oleh faktor lain di luar status gizi. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan aktivitas fisik dan pembelajaran gerak yang terstruktur untuk meningkatkan kemampuan motorik siswa.

Copyrights © 2026