Film Perayaan Mati Rasa karya Umay Shahab menampilkan konflik batin tokoh utama yang mencerminkan berbagai tekanan emosional dan belum banyak diteliti dari perspektif semiotik terkait pesan moral. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi pesan moral dalam film tersebut melalui pendekatan semiotika Peirce. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan fokus pada identifikasi tanda linguistik, termasuk ikon, indeks, dan simbol, dengan instrumen penelitian berupa peneliti sebagai instrumen utama yang dibantu oleh kartu data serta indikator analisis berdasarkan trikotomi semiotika Peirce dan klasifikasi pesan moral menurut Nurgiyantoro. Hasil analisis semiotik menunjukkan bahwa pesan moral dalam film ini direpresentasikan melalui keterpaduan tanda ikon, indeks, dan simbol yang saling melengkapi dalam monolog tokoh utama, sehingga makna moral tidak ditentukan oleh satu jenis tanda dominan, melainkan oleh relasi antar tanda. Temuan tersebut menunjukkan bahwa tanda-tanda tersebut tidak hanya menggambarkan kondisi psikologis tokoh, tetapi juga menyampaikan pesan moral mengenai ketabahan, kejujuran diri, kesadaran diri, dan tanggung jawab sebagai bagian penting dari proses memahami diri. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi akademik melalui analisis mendalam terhadap representasi pesan moral tokoh utama menggunakan pendekatan semiotika Peirce, yang hingga kini masih relatif terbatas dalam kajian film Perayaan Mati Rasa, sehingga memperkaya kajian semiotika film Indonesia.
Copyrights © 2025