Latar Belakang: Isolasi sosial adalah kondisi di mana seseorang mengalami penurunan atau tidak mampu berinteraksi dengan orang lain di lingkungannya. terapi non-farmakologis dapat diterapkan salah satunya adalah senam aerobik low impact. Terapi ini terbukti efektif dalam membantu pasien dalam meningkatkan kemampuan berinteraksi. Tujuan: Melakukan penerapan senam aerobik low impact pada pasien isolasi sosial di Yayasan Bagus Mandiri Insani Kota Palembang Tahun 2025. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dalam bentuk studi kasus asuhan keperawatan yang mengeksplorasi penerapan senam aerobik low impact pada pasien isolasi sosial di Yayasan Bagus Mandiri Insani Kota Palembang Tahun 2025. Analisa data yang digunakan dalam studi kasus ini adalah analisis deskriptif dengan cara mendeskripsikan data yang terkumpul untuk membuat suatu kesimpulan. Hasil: Hasil dari penelitian didapatkan pasien 1 dan 2 dengan masalah isolasi sosial terdapat perubahan yang signifikan setelah dilakukan penerapan senam aerobik low impact. Pada Pasien 1 (Ny. S) didapat total skor 13 pasien 1 melakukan senam aerobik low impact dengan baik dan adanya keinginan pasien untuk berinteaksi. Sedangkan pada Pasien 2 (Tn. A) didapat total skor 7 karena pasien 2 masih merasa kaku untuk melakukan gerakan senam dan tidak mau berinteraksi. Saran: Diharapkan perawat jiwa dapat menerapkan senam aerobik low impact pada pasien isolasi sosial dalam meningkatkan kemampuan berinteraksi sehingga dapat di terapkan secara mandiri oleh pasien. Kata Kunci : Aerobik Low Impact, Senam, Isolasi Sosial
Copyrights © 2026