Transformasi digital di bidang pelayanan kesehatan menuntut adanya implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) secara optimal di setiap fasilitas kesehatan, termasuk Puskesmas Cibatu, Purwakarta. Namun, kelengkapan pengisian RME masih menghadapi kendala yang dipengaruhi oleh pengetahuan dan sikap pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap terhadap perilaku pegawai dalam kelengkapan pengisian Rekam Medis Elektronik di Puskesmas Cibatu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif korelasional, melibatkan seluruh tenaga kesehatan di Puskesmas Cibatu. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur, dianalisis dengan uji bivariat dan multivariat. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara pengetahuan serta sikap dengan perilaku pengisian kelengkapan RME. Pegawai dengan sikap positif memiliki peluang sekitar 24 kali lebih besar untuk berperilaku baik dalam pengisian RME dibandingkan yang bersikap negatif. Selain itu, pegawai dengan tingkat pengetahuan baik memiliki peluang sekitar 17 kali lebih besar untuk menunjukkan perilaku pengisian RME yang lengkap dibandingkan pegawai dengan pengetahuan rendah, meskipun dalam analisis lanjutan pengaruh sikap tetap menjadi yang paling dominan. Sikap merupakan faktor utama yang memengaruhi perilaku pengisian RME di Puskesmas Cibatu, didukung oleh pengetahuan yang tinggi. Intervensi yang efektif untuk meningkatkan kelengkapan pengisian RME sebaiknya berfokus pada penguatan sikap melalui pelatihan, motivasi, dan role modeling, serta didukung peningkatan pengetahuan teknis pegawai.
Copyrights © 2026