Program pengabdian ini bertujuan untuk menelusuri dan mengidentifikasi praktik terbaik aksesibilitas layanan publik bagi penyandang disabilitas di Singapura serta mengadaptasinya untuk implementasi di Indonesia. Program dilaksanakan pada tanggal 14-25 Januari 2025 yang melibatkan mahasiswa mengisi Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif-komparatif melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelusuran menemukan bahwa Singapura telah menerapkan fitur aksesibilitas yang komprehensif meliputi infrastruktur inklusif, sistem transportasi massal yang aksesibel, integrasi teknologi asistif, dan kebijakan pendidikan inklusif. Praktik baik yang teridentifikasi meliputi: kelengkapan fasilitas khusus, rasa aman, kejelasan dan kenyamanan bagi penyandang disabilitas pada layanan publik. Program ini memberikan standardisasi layanan publik bagi penyandang disabilitas di Indonesia, pengembangan infrastruktur inklusif, sistem aksesibel transportasi, kampanye kesadaran masyarakat, dan pemanfaatan asistif teknologi. Benchmarking ini memberikan wawasan berharga bagi pembuat kebijakan untuk mengembangkan kebijakan layanan publik yang lebih inklusif di Indonesia.
Copyrights © 2026