Jurnal Pengabdian Masyarakat As-salam
Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat As-Salam (JPMA)

PENINGKATAN INKLUSI RELIGIUSITAS MELALUI PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI KELURAHAN BENTENG KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG

Dian Novianti (Institut Agama Islam (IAI) Darud Da’wah Wal Irsyad (DDI) Sidenreng Rappang, Indonesia)
Harkaman Harkaman (Institut Agama Islam (IAI) Darud Da’wah Wal Irsyad (DDI) Sidenreng Rappang, Indonesia)
Ilyas L (Institut Agama Islam (IAI) Darud Da’wah Wal Irsyad (DDI) Sidenreng Rappang, Indonesia)
Jepri B. Asis (Institut Agama Islam (IAI) Darud Da’wah Wal Irsyad (DDI) Sidenreng Rappang, Indonesia)
Muh Idham (Institut Agama Islam (IAI) Darud Da’wah Wal Irsyad (DDI) Sidenreng Rappang, Indonesia)
Rismayanti Rismayanti (Institut Agama Islam (IAI) Darud Da’wah Wal Irsyad (DDI) Sidenreng Rappang, Indonesia)
Nur Aisyah (Institut Agama Islam (IAI) Darud Da’wah Wal Irsyad (DDI) Sidenreng Rappang, Indonesia)
Nurhidayat Nurhidayat (Institut Agama Islam (IAI) Darud Da’wah Wal Irsyad (DDI) Sidenreng Rappang, Indonesia)
M. Asrul (Institut Agama Islam (IAI) Darud Da’wah Wal Irsyad (DDI) Sidenreng Rappang, Indonesia)
Rahmatia Rahmatia (Institut Agama Islam (IAI) Darud Da’wah Wal Irsyad (DDI) Sidenreng Rappang, Indonesia)



Article Info

Publish Date
20 Apr 2026

Abstract

Praktik keagamaan komunal dalam masyarakat Muslim Indonesia tidak hanya berfungsi sebagai ritual spiritual individual, tetapi juga merupakan instrumen krusial dalam pembentukan solidaritas sosial dan inklusi religiusitas. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi kegiatan yasinan malam Jumat rutin di Kelurahan Benteng, Kabupaten Sidenreng Rappang, dalam membangun ruang keagamaan yang inklusif serta memperkuat ukhuwah Islamiyah antarwarga. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui teknik observasi partisipatif dan wawancara mendalam, data dihimpun untuk memetakan partisipasi jamaah serta makna sosial-keagamaan yang dihasilkan dari interaksi rutin di masjid. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa yasinan malam Jumat berperan strategis sebagai "ruang ketiga" yang melampaui sekat-sekat sosial, usia, dan pendidikan, di mana pendekatan partisipatif yang diterapkan pengurus masjid mampu menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging) yang kuat di kalangan jamaah. Kesimpulannya, program yasinan malam Jumat efektif menjadi model pengembangan komunitas berbasis aset spiritual yang dapat meningkatkan kedisiplinan religius, dan menciptakan harmoni sosial dan inklusi religiusitas yang berkelanjutan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JPMA

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Education Social Sciences Other

Description

Jurnal Pengabdian Masyarakat As-Salam (JPMA) adalah menerbitkan dan menyebarluaskan hasil penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui program pengabdian atau layanan kepada masyarakat untuk mengembangkan teori keilmuan, konsep pemikiran, model, dan hasil penelitian. Pengabdian atau ...