Karang Taruna Sedayu sebagai organisasi kepemudaan yang aktif dalam budidaya aloe vera masih mengelola pertanian secara konvensional tanpa pemanfaatan teknologi digital. Rendahnya literasi teknologi, khususnya terkait smart farming dan Artificial Intelligence (AI), menjadi kendala dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas pengelolaan tanaman. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan literasi teknologi anggota Karang Taruna melalui edukasi smart farming berbasis AI. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui observasi lapangan, edukasi konseptual di lahan, demonstrasi sistem di kelas, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test terhadap 15 peserta. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 56 menjadi 81,6 dengan kenaikan sebesar 25,6 poin atau 45,7%. Peningkatan tertinggi terjadi pada pemahaman peran AI dalam pertanian dan keyakinan penerapan teknologi pada budidaya aloe vera. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif dan kontekstual efektif dalam meningkatkan literasi teknologi dan membangun kesiapan adopsi smart farming pada tingkat komunitas, sehingga berpotensi mendorong transformasi pertanian yang lebih efisien dan berkelanjutan
Copyrights © 2026