Kemampuan berpikir komputasional atau computational thinking menjadi salah satu keterampilan penting dalam menghadapi perkembangan teknologi digital. Namun, pemahaman konsep tersebut masih sering dianggap abstrak, khususnya bagi peserta pemula. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi computational thinking melalui simulasi lampu lalu lintas berbasis Scratch. Kegiatan dilaksanakan pada 3 Juni 2026 di lingkungan sekolah dan kawasan sekitar Persimpangan Lampu Lalu Lintas Simpang Kedaung, Palembang, dengan melibatkan 120 peserta dari unsur siswa, orang tua, mahasiswa, dan masyarakat umum sebagai pengguna atau pengamat media edukasi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan workshop edukatif berbasis Community-Based Research melalui tahapan persiapan, observasi lingkungan, demonstrasi media, diskusi, dan evaluasi. Media yang digunakan berupa simulasi lampu lalu lintas otomatis empat arah dengan fitur kendaraan bergerak, kendaraan berbelok, timer countdown, dan rambu arah. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert 1–5. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa media memperoleh respons positif dengan rata-rata keseluruhan 4,41 atau tingkat keberhasilan sebesar 88,2%, yang termasuk dalam kategori Sangat Baik. Kegiatan ini menunjukkan bahwa Scratch dapat digunakan sebagai media edukatif untuk mengenalkan computational thinking secara visual, sederhana, dan kontekstual.
Copyrights © 2026