Jurnal Masyarakat Madani Indonesia
Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)

Model Program PELITA: Strategi Pemberdayaan Ibu Hamil dalam Persiapan Persalinan dan Peningkatan Kesejahteraan Bayi di Desa Bangun Rejo

Ester Simanullang (STIKes Mitra Husada Medan)
Ribur Sinaga (Sekolah Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan)
Sri Muliana Putri Bakara (Sekolah Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan)
Lisdayanti Simanjuntak (Sekolah Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan)
Nurleni Azizah (Sekolah Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan)
Rumondang Sitorus (Sekolah Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan)
Cristoboy Bakara (Sekolah Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan)



Article Info

Publish Date
27 Jul 2026

Abstract

Tingginya angka kematian ibu dan bayi di wilayah pedesaan sering kali disebabkan oleh terbatasnya akses terhadap informasi, kurangnya layanan perawatan kehamilan yang memadai, serta minimnya pemahaman mengenai tanda-tanda bahaya kehamilan. Inisiatif pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan ibu hamil di Desa Bangun Rejo melalui penerapan Model Program PELITA (Layanan Edukasi dan Informasi bagi Ibu Hamil dan Bayi). Metode pelaksanaannya mencakup enam tahapan utama: persiapan, edukasi gizi dan perawatan kehamilan, pelatihan keterampilan persalinan, pemeriksaan kesehatan (antenatal care), dukungan emosional melalui konseling, serta evaluasi program. Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim dosen dan mahasiswa dari STIKes Mitra Husada Medan, dengan melibatkan kader kesehatan setempat dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi aktif masyarakat serta penguatan peran kader kesehatan dalam deteksi dini risiko kehamilan—kontribusi yang diharapkan dapat mendukung pencapaian tujuan SDG nomor 1, 3, 4, dan 8 secara langsung di tingkat desa

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JS

Publisher

Subject

Humanities Computer Science & IT Education Public Health Social Sciences

Description

Jurnal ini berfokus pada penelitian dan program keterlibatan akademisi-komunitas untuk memajukan teori, penelitian, dan praktik yang berguna bagi masyarakat. Selain mengenal semua istilah filosofis di lapangan, yaitu community engagement, development, empowerment, dan service, kami juga menyambut ...