Penelitian berjudul Miniatur Patung Tau-tau di Kompleks Wisata Lemo Kecamatan Makale Kabupaten Tana Toraja bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembuatan miniatur patung Tau-tau. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan yang digunakan adalah kayu uru karena kuat, berwarna terang, tahan rayap, tidak mudah rapuh, dan awet. Alat yang digunakan masih sederhana, meliputi pahat, gergaji, parang, pisau ukir, dan palu kayu. Proses pembuatan diawali dengan pembentukan dasar patung secara global tanpa menggunakan sketsa, karena perajin mengandalkan imajinasi dan pengalaman. Faktor pendukung pembuatan miniatur patung Tau-tau adalah peningkatan taraf hidup perajin, sedangkan faktor penghambatnya terletak pada pemasaran yang belum stabil. Miniatur patung Tau-tau memiliki nilai estetis serta nilai kegunaan praktis sebagai benda hias
Copyrights © 2014