Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemanfaatan daun sebagai media pembelajaran seni kolase melalui model pembelajaran langsung di SMK YASPIB. Latar belakang penelitian adalah masih ditemukannya keterlambatan perkembangan kreativitas peserta didik akibat kurangnya stimulasi pembelajaran seni. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek guru seni budaya dan siswa kelas X. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan daun sebagai media ramah lingkungan mampu meningkatkan kreativitas dan keterlibatan siswa. Model pembelajaran langsung dinilai efektif dalam memberikan pemahaman konkret tentang proses pembuatan kolase. Kendala berupa keterbatasan bahan dan waktu dapat diatasi melalui perencanaan yang baik dan kerja sama
Copyrights © 2015