Manajemen inventaris konvensional pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) retail di wilayah DKI Jakarta masih menghadapi kendala struktural yang masif, seperti tingginya risiko salah hitung stok, selisih data logistik, serta keterlambatan kronis dalam proses pengadaan kembali barang dagangan yang habis akibat ketiadaan sistem pencatatan yang terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan rekayasa perangkat lunak guna membangun aplikasi manajemen inventaris mandiri berbasis Android yang andal dan adaptif untuk mengakselerasi digitalisasi operasional internal pelaku UMKM retail. Perangkat lunak ini dikembangkan secara terstruktur menggunakan metodologi pengembangan sistem model Waterfall dengan mengimplementasikan bahasa pemrograman Kotlin pada lapisan antarmuka pengguna, serta memanfaatkan mesin basis data SQLite lokal tertanam sebagai media penyimpanan data utama guna mewujudkan arsitektur offline-first. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi yang dibangun berhasil mengintegrasikan seluruh fungsionalitas utama yang mencakup komponen 'Menu Barang Masuk' untuk melakukan update penambahan jumlah stok secara otomatis (+) dan 'Menu Barang Keluar' untuk melakukan update pengurangan jumlah stok secara real-time (-). Di sisi penyimpanan persisten, basis data SQLite lokal secara otonom mengolah sirkulasi arus logistik tersebut dan sukses memicu fungsi 'Peringatan Stok Kritis (<)' ketika kuantitas barang berada di bawah batas aman, sekaligus menginisiasi fitur 'Generate Laporan Otomatis' dalam format digital. Validasi keabsahan sistem melalui metode Black-box testing memberikan hasil pemenuhan fitur sebesar 100% valid tanpa adanya galat kritis, serta terbukti secara signifikan memangkas waktu stock opname harian para staf dari yang semula memakan waktu hitungan jam menjadi kurang dari 30 menit saja. Rekomendasi operasional dari penelitian ini ditujukan bagi pengembang sistem selanjutnya untuk menambahkan modul sinkronisasi data awan hibrida (hybrid cloud-sync) guna memfasilitasi kebutuhan pemantauan data jarak jauh secara multi-user oleh pemilik usaha tanpa mengorbankan ketahanan fitur luring aplikasi.
Copyrights © 2024