Perkembangan platform interaktif membuka peluang bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), termasuk usaha yang dikelola wirausaha Muslim, untuk membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan. Penelitian ini menganalisis pengaruh Digital Community Marketing dan Customer Engagement terhadap Loyalitas Pelanggan serta menafsirkan temuan empiris melalui perspektif etika bisnis Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 pelanggan UMKM yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert lima poin dan dianalisis dengan SPSS melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Digital Community Marketing dan Customer Engagement secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Loyalitas Pelanggan. Secara simultan, kedua variabel juga berpengaruh signifikan dengan nilai R Square sebesar 69,2% dan Adjusted R Square sebesar 68,8%. Dalam perspektif bisnis Islam, komunitas digital dan keterlibatan pelanggan berpotensi memperkuat loyalitas apabila dikelola berdasarkan prinsip sidq, amanah, keadilan, transparansi, komunikasi yang bertanggung jawab, serta menghindari klaim menyesatkan dan manipulasi interaksi. Etika bisnis Islam dalam penelitian ini berfungsi sebagai kerangka interpretatif, bukan sebagai variabel yang diuji secara statistik. Penelitian ini berkontribusi pada Islamic Economics and Business Studies dengan menghubungkan pemasaran relasional digital dan pedoman etis bagi UMKM serta wirausaha Muslim.
Copyrights © 2026