Minyak goreng bekas merupakan salah satu limbah rumah tangga yang sering dibuang langsung tanpa diolah lebih lanjut, padahal masih bisa dimanfaatkan menjadi produk ramah lingkungan yang bernilai ekonomis. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada perempuan di Dawis Kantil 1 mengenai pemanfaatan minyak goreng bekas menjadi lilin aromaterapi. Kegiatan ini dilakukan melalui edukasi langsung dan media video tutorial yang disiapkan oleh tim pengabdian masyarakat. Tutorial tersebut menjelaskan proses pembuatan lilin aromaterapi menggunakan 1 liter minyak goreng bekas yang direndam semalaman dengan arang untuk mengurangi bau tidak sedap, dicampur dengan 30 gram asam stearat, dan ditambahkan minyak esensial sebagai pewangi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum program edukasi, sebagian besar peserta menganggap minyak goreng bekas sebagai limbah yang tidak berguna dan biasanya langsung dibuang. Setelah kegiatan edukasi, peserta memahami bahwa minyak goreng bekas dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat dan ramah lingkungan. Penggunaan video tutorial efektif dalam membantu peserta memahami proses pembuatan lilin secara jelas dan sistematis. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan limbah rumah tangga dan inovasi produk ramah lingkungan.
Copyrights © 2025