Psychological well-being adalah istilah yang menunjuk pada kondisi kesejahteraan psikologis seseorang, sementara gratitude atau rasa syukur dapat dipahami sebagai sikap menerima berbagai hal bernilai dalam kehidupan. Mahasiswa penerima beasiswa membawa berbagai tuntutan dan tanggung jawab yang mengharuskan mahasiswa untuk mempertahankan prestasi akademik, memenuhi kewajiban administratif, serta mematuhi seluruh ketentuan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah gratitude berpengaruh terhadap psychologicall well-being pada mahasiswa penerima beasiswa di Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode uji regresi. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 236 mahasiswa penerima beasiswa yang terdiri dari 12 universitas di Kota Pekanbaru, yang diperoleh menggunakan teknik quota sampling. Instrumen yang digunakan adalah psychological well-being short scale dan skala gratitude yang disusun berdasarkan aspek-aspek teori yang relevan. Analisis data menggunakan uji regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil analisis terdapat pengaruh gratitude terhadap psychological well-being pada mahasiswa penerima beasiswa di Kota Pekanbaru dengan nilai linierity 0,000 < 0,05 dan nilai deviation from linearity 0,303 > 0,05 dengan nilai signifikan p = ,000 (p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh gratitude terhadap psychological well-being. Selain itu, tingkat gratitude dan psychological well-being pada subjek penelitian berada pada kategori tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa gratitude merupakan faktor yang berkontribusi dalam meningkatkan psychological well-being pada mahasiswa penerima beasiswa di Kota Pekanbaru.
Copyrights © 2026