Perundungan tatap menjadi isu yang kerap dijumpai di sekolah dan dapat memberikan pengaruh negatif pada perkembangan perilaku dan emosi siswa. Penelitian ini bertujuan unutk memahami pengaruh bullying terhadap perilaku dan emosi siswa X Akuntansi-K di SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong serta memberikan informasi tentang cara-cara pencegahan. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini mencakup observasi lapangan,penyusunan materi, hingga pelaksanaan kegiataan edukasi yang dilaksanakan oleh tim pengabdian kepadaa masyarakat ( PKM) Unversitas Victory Sorong. Hasil observasi menunjukkan bahwa perbuatan bullying masih berlangsung dalam berbagai veriasi, misalnya perundungan secara langsung fisik, dan sosial. Jenis yang paling banyak ditemukan adalah ejekan, pemberian julukan negatif, pengucilan dari kelompok pertemanan, dan intimidasi. Dampak bullying terhadap perilaku siswa ditunjukkan melalui perubahan perilaku seperti menjadi lebih lebih tertutup dan menjauh dari pergaulankurang aktif dalam pembelajaran, serta menurunnya motivasi dan prestasi belajar. Sementara itu, dari aspek emosional, siswa korban bullying merasa sedih, takutering merasa khawatir, kesal, kurang yakin pada diri sendiri, dan tidak nyaman ketika berada di lingkungan sekolah. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan berbagai upaya, antara lain pemberian edukasi tentang bullying, penguatan peran guru dan konselor, penerapan aturan dan sanksi yang tegas, penciptaan lingkungan lingkungan sekolah yang baik, serta peran orang tua,. penyediaan layanan konseling, serta penguatan dukungan teman sebaya. Oleh sebab itu, diperlukan upaya yang menyeluruh untuk mencegah dan menangani bullying sehingga tercipta lingkungan sekolah yang kondusif bagi siswa.
Copyrights © 2026