Pengaruh literasi matematis dan self-efficacy terhadap kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematis menjadi fokus utama pada riset ini. Penelitian kuantitatif berbasis ex-post facto ini mengambil lokasi di SMPN 1 Cikarang Barat pada tahun ajaran 2025/2026, yang melibatkan 81 siswa kelas VII sebagai sampel dari total populasi 413 siswa, yang ditarik menggunakan metode cluster random sampling dan rumus Slovin. Instrumen angket digunakan untuk merekam tingkat self-efficacy, sedangkan tes khusus diterapkan untuk mengukur literasi serta kemampuan pemecahan masalah matematis. Berdasarkan estimasi regresi linear sederhana, literasi matematis dan self-efficacy secara parsial terbukti berpengaruh positif dan signifikan dengan sumbangan masing-masing sebesar 34,3% dan 36,2%. Secara bersama-sama, hasil regresi berganda mengonfirmasi adanya dampak positif dan signifikan dari kedua variabel tersebut terhadap pemecahan masalah matematis dengan kontribusi simultan sebesar 45,1%. Temuan ini menyiratkan bahwa pendekatan ganda yang berfokus pada peningkatan keterampilan kognitif dan keyakinan diri siswa sangat penting untuk meningkatkan hasil pemecahan masalah. Penelitian ini merekomendasikan penerapan strategi pembelajaran terintegrasi yang memperkuat literasi matematis dan self-efficacy secara bersamaan.
Copyrights © 2026