Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas penerapan Model Pembelajaran Penemuan yang didukung oleh proyek papan ekosistem dalam meningkatkan hasil belajar sains siswa kelas VI di SD Plus Ahmad Dahlan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain satu kelompok pra-tes dan pasca-tes. Subjek penelitian terdiri dari 11 siswa, yang semuanya dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar berupa pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji Wilcoxon Signed Rank, dan analisis N Gain. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data pretest dan posttest tidak terdistribusi secara normal, sehingga pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest siswa dengan nilai Asymp. Sig. sebesar 0.952 (> 0.05). Selain itu, nilai rata-rata N-Gain sebesar 0.05 termasuk dalam kategori rendah, menunjukkan bahwa peningkatan kuantitatif dalam hasil belajar masih terbatas. Namun, secara deskriptif, pembelajaran mampu menyamakan pemahaman siswa, dan semua siswa mencapai skor di atas Kriteria Kelulusan Minimum (KKM). Oleh karena itu, Model Pembelajaran Penemuan yang didukung oleh proyek papan ekosistem belum menunjukkan efektivitas statistik dalam meningkatkan hasil belajar, tetapi tetap berkontribusi positif terhadap penyamaan pemahaman dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran.
Copyrights © 2026