Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media sosial WhatsApp dalam komunikasi jaringan nelayan di Kampung Nelayan Seberang Belawan serta kaitannya dengan aspek kesehatan dan keselamatan kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari kepala lingkungan, nelayan aktif, serta pihak Kepolisian Air dan Udara (Polairud). Hasil penelitian menunjukkan bahwa WhatsApp berperan sebagai media komunikasi utama dalam pertukaran informasi di kalangan nelayan, baik terkait aktivitas melaut, kondisi cuaca, maupun informasi keselamatan. Struktur jaringan komunikasi yang terbentuk cenderung bersifat terpusat, dengan tokoh tertentu sebagai pusat penyebaran informasi. Selain itu, penggunaan WhatsApp juga mendukung terbentuknya modal sosial berupa kepercayaan dan solidaritas antar nelayan. Namun, pemanfaatannya dalam aspek keselamatan kerja masih belum optimal karena keterbatasan akses dan literasi digital sebagian nelayan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa WhatsApp memiliki peran strategis dalam memperkuat komunikasi jaringan nelayan, namun diperlukan peningkatan pemanfaatan yang lebih efektif, khususnya dalam mendukung kesehatan dan keselamatan kerja di lingkungan nelayan.
Copyrights © 2026