Latar Belakang: Komplikasi diabetes melitus yang paling sering ditemukan adalah ulkus diabetikum, dimana komplikasi ini umumnya memerlukan tindakan debridement. Berdasarkan fenomena yang ditemukan, pasien diabetes melitus dengan ulkus diabetikum yang akan menjalani tindakan debridement kebanyakan menunjukkan kecemasan sebelum operasi. Pasien sering mengalami ansietas yang dapat memengaruhi kondisi fisiologis dan kesiapan menjalani pembedahan. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diterapkan adalah terapi murottal Al-Qur'an Surah Ar-Rahman. Objektif: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis asuhan keperawatan pasien preoperatif ulkus diabetikum dengan masalah ansietas melalui penerapan terapi murottal di Ruang Instalasi Bedah Sentral RSUP Kemenkes Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan metode laporan kasus pada dua orang pasien. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Penatalaksanaan dilakukan dengan pemberian terapi murottal Surah Ar-Rahman selama 15 menit. Hasil. Analisis data menunjukkan diagnosis keperawatan ansietas pada kedua pasien. Pemberian terapi murottal Surah Ar-Rahman sebagai salah satu intervensi dapat digunakan untuk membantu menurunkan tingkat ansietas yang ditandai dengan berkurangnya verbalisasi khawatir, perilaku gelisah, perilaku tegang, keluhan pusing, penurunan frekuensi nadi, perbaikan tekanan darah, serta meningkatnya kontak mata dan kesiapan pasien dalam menghadapi operasi. Implikasi Klinis: berdasarkan hasil evaluasi kasus yang dilakukan, penerapan terapi murottal Surah Ar-Rahman sesuai dengan prosedur yang ditetapkan menunjukkan adanya penurunan ansietas pada pasien preoperatif ulkus diabetikum. Hal ini mengindikasikan bahwa terapi murottal dapat digunakan untuk membantu menurunkan ansietas pasien.
Copyrights © 2026